Postingan

Hidup Pengangguran, Hidup Keruwetan!

Haloo!  Kebiasaan memang, semangat di awal, habis itu loyo. Sudah tiga bulan nggak nulis di sini. Tapi, nggak apa-apa, wahai diriku. Jangan marahi dirimu. Di sini kan, niatnya emang bukan buat produktif dan konsisten nulis. Hanya tempat buat bercerita aja.  Apa kabar, manteman? Tiga bulan ini, aku di rumah. Meninggalkan singgasana kamar kosku yang nyaman tapi dingin. Di rumah aku masih menganggur. Niatnya mau kerja, tapi gak tahu kenapa, barangkali karena situasi pandemi, aku jadi takut dan akhirnya termenung di rumah. Seperti kursi ruang tamu yang menunggu tamu tanpa tahu siapa tamu yang ia tunggu. Haha. Tiga bulan ini aku banyak membaca buku; novel, puisi, esai, dan beberapa buku tentang pengembangan diri. Walaupun beberapa ada yang belum kelar dibaca. Aku juga nonton film, drakor, dan anime. Banyak sekali ya waktu luang seorang jobless alias penganggu alias ga ada kerjaan alias gabut banget. Satu hal yang kupelajari dari hidup pengangguran adalah, "hmm, ternyata enak ya jad...

Alangkah Senangnya Bisa Minum Susu Tiap Pagi

Halo, haloo! Ketemu lagi.  Tadi pagi aku bangun pukul sembilan kurang beberapa menit, cuci muka, lalu berjalan keluar. Niatnya mau beli makan, sekalian bayar hutang ke ibu si pemilik warung. Tapi ternyata hari ini ia tidak berjualan. Akhirnya aku berjalan sedikit lebih jauh, dan pulang dengan satu bungkus rokok, satu bungkus mie instan, dan satu susu ultra milk.  Semalam ada teman-teman ke kos, kami mengobrol dan bermain kartu sampai jam setengah dua. Dan aku baru bisa tidur pukul dua lebih. Minum susu setelah berjalan di pagi hari, entah bagaimana terasa nikmat. Kalian tahu yang terjadi selanjutnya. Seorang penganggur tengah berbahagia karena 200 ml susu rasa stroberi. Aku tidak bangga, tapi itu menyadarkanku, pasti menyenangkan bisa melakukannya tiap pagi. Namun tentu saja khayalan itu segera sirna, susu itu dibeli dengan uang. Dan aku seorang pengangguran yang masih mendapat sedikit kiriman dari orang tua. Bisa saja aku minum susu tiap hari tanpa harus membayar jika aku seo...

Kopi dan Kamar yang Berantakan

Haloo! Wah, sepertinya baru kemarin aku nulis postingan pertama, hari ini sudah ingin nulis lagi. Gak tahu sih mau nulis apa, padahal lagi banyak hal yang sedang kupikirkan. Mungkin karena terlalu banyak jadinya bingung mau cerita yang mana. Sebaiknya kuceritakan hal yang sedang kualami sekarang saja. Aku baru membuat segelas kopi, dan tengah duduk di dalam kamarku yang berantakan.  Tentang kamarku yang berantakan, hal ini tidak selalu terjadi. Meski bisa dibilang lebih sering ia berantakan ketimbang rapi. Tapi di waktu-waktu tertentu, kamarku bisa begitu bersih dan rapi. Hari ini, sebagaimana sering terjadi, kamarku sedang berantakan. Barangkali pikiranku juga demikian. Aku adalah seorang anak kos. Sudah hampir delapan tahun aku jadi anak kos, sudah sejak tahun 2013 bulan Agustus. Seharusnya aku sudah bisa mengurus kamarku dengan baik. Namun, kenyataannya tidak. Ini sedikit menyedihkan. Sebagai anak kos, aku juga belum benar-benar handal mengurus keuangan. Seringkali ketika jatuh ...

Salam Kenal!

Halo semuanya!  Ini postingan pertamaku. Tapi sebenarnya ini bukan blog pertamaku. Aku ada satu blog, di sini, di blogger(dot)com, berisi cerpen dan puisi. Blog zaman masih mahasiswa dan alay. Blog yang sudah tidak pernah kuisi lagi sejak tahun 2018, dan niatnya mau kuarsipkan dan hapus saja.  Di blog yang ini, ketemukamulagi, aku cuman mau bercerita tentang apa saja, tentang cerita sehari-hari, tentang keresahan-keresahanku, tentang musim, tentang buku, tentang teman, tentang cinta, tentang keluarga, pokoknya apa saja. Seperti ketika orang-orang tengah mengobrol, mereka bisa membicarakan apa saja tanpa harus terpaku pada topik dan waktu. Ya, aku ingin memerlakukan blogku seperti orang yang sedang mengobrol. Aku gak tahu, apakah masih ada orang main blogger sekarang. Tapi walaupun gak ada, itu sama sekali bukan masalah. Sekarang ini, di usiaku yang sudah dua puluh enam tahun, aku semakin merasa tidak punya teman bicara. Maksudku, orang-orang seusiaku sedang di masa sibuk berka...