Alangkah Senangnya Bisa Minum Susu Tiap Pagi

Halo, haloo!

Ketemu lagi. 

Tadi pagi aku bangun pukul sembilan kurang beberapa menit, cuci muka, lalu berjalan keluar. Niatnya mau beli makan, sekalian bayar hutang ke ibu si pemilik warung. Tapi ternyata hari ini ia tidak berjualan. Akhirnya aku berjalan sedikit lebih jauh, dan pulang dengan satu bungkus rokok, satu bungkus mie instan, dan satu susu ultra milk. 

Semalam ada teman-teman ke kos, kami mengobrol dan bermain kartu sampai jam setengah dua. Dan aku baru bisa tidur pukul dua lebih.

Minum susu setelah berjalan di pagi hari, entah bagaimana terasa nikmat. Kalian tahu yang terjadi selanjutnya. Seorang penganggur tengah berbahagia karena 200 ml susu rasa stroberi. Aku tidak bangga, tapi itu menyadarkanku, pasti menyenangkan bisa melakukannya tiap pagi. Namun tentu saja khayalan itu segera sirna, susu itu dibeli dengan uang. Dan aku seorang pengangguran yang masih mendapat sedikit kiriman dari orang tua. Bisa saja aku minum susu tiap hari tanpa harus membayar jika aku seorang peternak sapi perah. Sayangnya aku bukan peternak sapi.

Aku jadi membayangkan banyak hal yang menyenangkan. Dan itu membawaku pada satu kesimpulan: kau harus bekerja dan menghasilkan uang

Hahh. Sejujurnya, aku sedikit takut dan bingung menghadapi dunia kerja. Tapi itulah yang harus kulakukan, be-ker-ja. Demi kebahagiaan meminum susu di pagi hari. Haha.

Sampai jumpa!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kopi dan Kamar yang Berantakan

Hidup Pengangguran, Hidup Keruwetan!